Skip to main content

Sejarah Kudus

Sejarah kota Kudus dimulai pasca penaklukan Majapahit. Ketika Ja'far Shodiq, seorang ulama, tokoh penyebar agama Islam di pulau Jawa, sekaligus panglima perang pasukan Demak ketika menyerbu ibu kota Majapahit, memutuskan untuk pindah ke Tajug dan bergelar Sunan Kudus.

Tajug pada abad ke 16 adalah tempat yang dikeramatkan umat Hindu dan terletak di tepi pantai bagian selatan jazirah Muria. Pulau Muria tempat Tajug berdiri pada masa itu belum menyatu dengan pulau Jawa. Praktis hubungan transportasi antara pulau Muria dan pulau Jawa waktu itu harus menggunakan perahu.

Di bagian utara jazirah Muria, terletak Jepara, yang dijadikan Demak sebagai bandar perdagangan, galangan kapal dan pangkalan angkatan laut.

Dengan demikian, posisi Tajug yang terletak antara Demak dan Jepara sangat strategis. Setelah Ja'far Shodiq pindah ke Tajug, tempat tersebut diberi nama Al-Quds yang berarti suci dan Ja'far Shodiq kemudian dikenal dengan gelar Sunan Kudus.

Berikut ini adalah beberapa artikel yang kami tulis dan rangkum yang berkaitan dengan sejarah Kudus:

Comments

Popular posts from this blog

Gramedia Kudus

TOKO BUKU GRAMEDIA DI KUDUS Perjuangan kami mencari lokasi Toko Buku GRAMEDIA di Kudus  Tahun ajaran baru 2018-2019 hampir dimulai. Seperti umumnya orang tua murid yang lain, kami pun ikut berburu buku pelajaran yang sesuai dengan kurikulum terbaru. Tempat terpercaya yang sudah menjadi langganan kami sejak lama tentu saja TOKO BUKU GRAMEDIA. Walau hampir dua tahun berdomisili di kota Kudus, kami ini belum hafal seluk beluk kota Kudus seluruhnya, apalagi kami termasuk keluarga yang jarang jalan-jalan ke Mall, hiburan kami jika hari libur paling pergi ke taman bermain atau  berenang. Jadi, kami tidak tau dimanakah letak TOKO BUKU GRAMEDIA di Kudus. Maka dimulailah perburuan kami mencari lokasi TOKO BUKU GRAMEDIA di Kudus dengan dibantu keterangan dan panduan dari mbah Google. Kami menemukan dua situs yang memuat cabang Gramedia di Kudus, yaitu situs WIkiwand dan Wikipedia. Menurut Wikiwand, Gramedia terletak di lantai 4 Mall Kudus tepat di kawasan Simpang Tu...

Orang Kudus Terkenal Pelit

ORANG KUDUS TERKENAL PELIT Bagi masyarakat di luar Kudus, berkembang opini orang Kudus pelit, kikir bahkan medhit. Entah siapa yang awalnya menyebarkan bahwa orang Kudus itu pelit. Namun jangankan orang luar Kudus, orang Kudus sendiri juga kadang mengatakan tetangganya yang orang Kudus asli ada yang pelit kok. Padahal yang bilang tetangganya pelit itu sebetulnya juga sama, yaitu sama-sama kikir bin medhit hahahaha....... Saya bukan orang kelahiran Kudus, tapi berhubung saya sudah hampir dua tahun berdomisili di kota ini, mau tidak mau saya adalah bagian dari sistem dan bagian dari masyarakat Kudus, sehingga saya wajib membuat pembelaan. Jadi pendapat atau pandangan bahwa orang Kudus terkenal pelit hanyalah mitos belaka. Karena semua memang tergantung pada definisi atau pengertian kosa kata pelit itu sendiri. Saya rasa wajar kalau seseorang berusaha hemat dan irit dalam mengeluarkan uang untuk keperluan biaya hidup sehari-hari. Motivasinya tentulah sesuai peribahasa jangan...

Kolam renang BAMBU TIRTA - murah, bersih, cocok untuk anak dan liburan keluarga

  Jika Anda mencari kolam renang yang bersih, murah, cocok untuk anak-anak  dan liburan bersama keluarga di Kudus, maka kolam renang Bambu Tirta jawabnya. Kolam renang ini menjadi langganan keluarga kami jika ingin berenang.  Alasan pertama karena lokasinya tidak jauh dari Prambatan, kedua karena harga tiketnya murah.  Alasan ketiga, kebersihannya terjaga. Lokasi kolam renang Bambu Tirta ini terletak di desa Krandon, kecamatan Kota, kabupaten Kudus. Tempatnya sama sekali tidak mencolok dan harus masuk gang kampung. Ketika pertama kali ke sini, saya juga bingung karena tidak ada plang petunjuk adanya kolam renang. Jika Anda datang dari arah menara Kudus, teruslah menuju ke utara, mentok kemudian belok kanan menyusuri kompleks sekolah TBS sampai menemukan gang dengan tulisan SDN 1 Krandon. Masuk saja ke gang kemudian tanya penduduk sekitar, Atau bisa juga lihat google maps. Harga tiket ketika kami berkunjung hari Jum'at, 27 Desember 2024, adalah Rp8.000,00/orang. Semua...